Tekhnik Melobi || Pola Lobi dalam istilah umum Negosiasi

Sudah menjadi Istilah yang sangat umum bagi para penganut dunia politik, bisnis, dan dunia lapangan (orang-orang yang bergaul), mengenai Lobi, dimana hal untama untuk menjalankan sebuah retotika kehidupan dalam berhubungan dengan beberapa kepentingan unsur yang dilakukan adalah bagaimana cara melobi, interaksi ini sangatlah menentukan dari sebuah perjalanan karir, mengenai lobi, bisa diartikan sebuah proses interaksi sosial atau individul yang berusaha membujuk, merayu dengan tujuan tertentu, perkara ini sudah sangat prinsip digunakan diberbagai hal terutama dunia bisnis, hasil tidaknya proses langkah yang menentukan adalah tingkat lobi. 

Menentukan pilihan dalam menempatkan bahasa untuk melobi itu sudah menjadi prinsip dasar agar sesuai dengan mekanisme serta sasaran berupa kepentingan yang diharapkan, saya ambil salah satu sample dalam sebuah dunia bisnis. Seorang pemimpin perusahaan akan berusaha untuk melobi agar perusahaannya lolos dan sukses di dunia bisnis, seumpama mendirikan perusahaan baru dengan demikian bagaimana agar direktur tersebut mendapatkan sebuah bentuk legalitas dari pemerintah, atau membebaskan lahan yang akan dibeli dengan murah dengan melobi penguasa wilayah (daerah), dan banyak lagi, mungkin hal ini lebih condong pada persoalan politik.

Tinggat lobi dalam kebutuhan tertentu biasanya sisesuaikan dengan keperluan dan dilakukan oleh orang-orang tertentu seperti contoh diatas tentang pemimpin perusahaan yang akan membangun perusahaan baru, hal itu bisa saja dilakukan dengan membayar lawyer (pengacara) atau mitra lainnya, seperti orang-orang terdekat yang dianggap mampu dalam mensukseskan kepentingannya. Ini sudah menjadi sebuah mata rantai yang tidak dapat diputuskan, karena lobi itu kunci awal menjalani hal demikian.


Banyak pola dan cara yang mesti kita bisa sedikit memahami apa sebernarnya lobi dan bagaimana cara melobi dengan baik atau juga bernegosiasi dengan diplomasi yang tepat, pada dasarnya adalah kecakapan berbahasa, penampilan, dan yang sangat penting adalah pengetahuan sekitar lingkup kebutuhan, semisal seorang politikus ingin membantu kandidatnya agar diberikan rekomendasi dari partai politik agar menjdapat izin secara partai. Tata bahasalah yang menjadi waktor kesuksesan loby itu sendiri. banyak hal yang perlu diketahui dalam konteks cara melobi, sekalipun seorang profesional secara akademik namun dia kurang menguasai sebuah hal yang harus dilobikan ini sangat minim keberhasilan. Mungkin ini adalah hal yang rumit karena dengan keberanian dan ilmu tertentu serta pembawaan karakter tertentu.

Demikian Tekhnik Melobi || Pola Lobi dalam istilah umum. Adapun beberapa contoh-contoh lobi dalam berbagai bidang seperti yang ada pada blog ini sebenarnya semuanya adalah berikan retorika bahasa dan kata, seperti pidato, Kalimat merayu pacar (Kekasih) diajak menikahKalimat Ampuh merayu CAMER (Calon Mertua)Kata Rayuan SPG membuat pembeli terlena

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih telah berkunjung diblog Kata Estetika ini, silahkan tinggalkan komentar anda,